Rabu, 23 Mei 2012

Untukmu Makhluk di Masa Lalu..

Aku benci episode kali ini.
Semua kenangan tentang mu di masa lalu kembali muncul.
2 Tahun lalu,
Tepat tanggal hari ini.
Kau membuyarkan konsentrasi ku pada jenjang midterm di kampus.

Mereka mungkin akan memvonismu tidak berperasaan. Tapi aku tidak sekejam mereka. Kau demikian karena otakmu sudah dilalap oleh sel-sel gengsi.
Ahh, sudahlah.
Hingga detik ini aku tidak menemukan alasan yang tepat mengapa saat itu kau memilih jalan yang demikian.

Kau sendiri tahu, bahwa aku bukan orang yang 'maruk' akan cinta.
Tunggu.
Aku baru sadar, ternyata demikian caramu mendewasakanku.

Ya, Kau membuktikan padaku bahwa TIDAK ADA pria yang setia pada satu wanita.
Benar !
Sampai besok hari, aku tidak percaya akan adanya pria yang hanya setia pada satu wanita.
Apapun kata mereka, persetan dengan bualan sampah para kaum adam !!

Aku, dengan sikap cuek ku. dengan tidak pedulinya aku terhadap cinta-cinta putih yang datang. Semua kujaga untukmu. -dulu-.
Hebat !
Kau tidak perlu menyayat tubuhku.
Memotong-motong bagian tubuhku menjadi banyak. Atau apalah.
Cukup dengan menggali sedikit lubang di hatiku.
Kemudian kau biarkan ternganga.
Serta kau berikan kesempatan kepada makhluk Tuhan lainnya untuk memeras asam diatas lubang tersebut.
Cantik ! Caramu cantik.
Demikian kau buat aku tersiksa menjalani hidup dengan orang-orang yang memunafikkan kata cinta .

Bodoh !
Aku tidak percaya dengan kata CINTA itu.
Kalian berhak menjunjung tingginya selama kalian merasa bahagia atasnya.
Tapi maaf, persepsi ku terhadap kata cinta itu sangat buruk !

Kau..
Simpan saja semua yang kau anggap kenangan.
Kita pernah satu.
Terima kasih sudah mengajarkanku bagaimana memandang sisi lain dari pria.
Sebelum aku lupa.
Kau tahu bukan, aku bukan pendendam. Aku sudah memaafkanmu. Tapi bukan berarti aku melupakannya dan membiarkanmu menikmati hari-harimu dengan bahagia.
Tidak sayang..
Aku juga mencari bahagiaku.
Dan bahagiaku satu, melihatmu bahagia dengan pilihan hatimu.
kau harus tahu, aku menyayangimu hingga akhir waktu.. Meski kita tidak lagi mengarungi musim bersama. Kamu tetap dihatiku.

0 komentar: