Rabu, 16 Mei 2012

Si Kupu-kupu Merah..

Wanita itu mereka panggil "cantik". Aku menyayangkan persepsi mereka terhadap wanita tersebut. Sebenarnya dia memang cantik. Tapi guratan halus diwajahnya menyamarkan pandanganku. Ia cantik. Karena ia tegar. Fenomena kehidupan menuntutnya untuk terus berpindah tempat meski harus merangkak. Aku mengutuk laki-laki yang sudah menancapkan pilu di dasar hatinya. Karenanya, wanita itu seringkali menangis di sepertiga malam.

Cantik..
Orang-orang terdahulu mengatakan padaku, bahwasanya "Wanita tegar itu, Cantik !". Dan benar, kau cantik karena ketegaranmu.
Entah apa yang membuatku bangga terhadapmu.
Kau mengajarkanku untuk berdiri lebih tegar daripada yang dulu.

Ketika suatu saat kita pergi bersama. Dan bertemu dengan laki-laki yang menancapkan pilu itu. Beri tahu padaku. Aku hanya ingin mengetahui manusia terbodoh yang meninggalkan wanita cantik hanya untuk seorang lainnya.

Cantik..
Mungkin pengkhianatan atau dikhianati, sudah pernah aku rasakan sebelumnya. Dengan tragedi yang demikian, bisikan halus untuk menemuinya dan mengikis tubuhnya sangat kuat.
Apalagi bila aku diposisimu, mungkin aku hanya akan dapat menatap malaikat kecilku dari atas sana.
Kau sangat cantik..
^_^

Hari ini, aku kembali melihatmu. pertemuan pertama hingga hari ini, aku melihat banyak sekali perubahan padamu. Guratan halus yang dulu menutupi usia mudamu, kini telah hilang. Kau sekarang sudah banyak tersenyum. Menangis pun kurasa hanya ketika "malaikat kecilmu" enggan berbicara padamu.
Cantik..
Aku senang, sekarang hidupmu sudah terlepas dari jeratan masa lalu itu.
Senyummu sekarang tidak lagi memikul beban berat.
Kau sudah membaik bukan?
Semoga saja..
^_^


Kupu-kupu itu cantik. Ketika dulu ia sebuah kepompong, tidak ada yang menyadari bahwa kelak ia akan menjadi cantik. Jangankan untuk mengagumi perjuangannya, menoleh saja mereka enggan. Kepompong melewati perjuangannya sendiri, dengan tegar dan yakin ia akan segera terlepas dari bungkusannya.
Pelangi dan senja senantiasa menemani kepompong melewati metamorfosis menjadi seekor kupu-kupu yang cantik. Lihat saja, dengan semangat Pelangi dan senja, kupu-kupu cantik itu keluar dari bungkusannya. Pelangi pun memudar, hilang dalam indahnya cahaya senja.
Tanpa melupakan temannya berjuang, Kupu-kupu cantik itu terbang ke langit luas. Menembus warna warni pelangi yang akan hilang di tepis cahaya senja. Kupu-kupu cantik itu berwarna merah. Untuk lebih cantik, ia menamai dirinya, Red Butterfly !!


Minggu, 13 Mei 2012.
Lhoknga, Aceh Besar
PS - RB

0 komentar: