Tuan,
Katakan padaku atas dasar apa aku harus merelakan?
Atas dasar apa aku harus mengikhlaskan?
Sesuatu yang kutitipkan padamu,
Sesuatu yang kutitipkan padamu,
Tapi kau hancurkan.
Atas dasar apa?
Tuan,
Untuk alasan apa aku harus memaafkan?
Satu hal yang memang tak mungkin kumaafkan.
Satu hal yang memang tak mungkin kumaafkan.
Kuserahkan cintaku seutuhnya padamu.
Tapi kau acuhkan dengan mengkhianatinya.
Sekali lagi Tuan..
Kau sudah membuat sebuah lubang di dasar hatiku.
Siapapun tak dapat menutupinya.
Kini, lubang itu tergenang oleh lara.
Kau tahu itu ulah siapa?
Benar !! Ulahmu..
Dan karena kau, "mereka" memiliki wadah untuk mengisinya.
Terima kasih..
Luka yang kau buat, cukup untuk mendewasakanku..
Luka yang kau buat, cukup untuk mendewasakanku..
^_^




0 komentar:
Posting Komentar