Aku resah. Gauman petir memecah sunyinya jagad raya. Kenapa
aku disini? Berdiri tegak menantang takdir.. Tujuanku satu, agar kau sadar
bahwa aku disini hanya untukmu. Aku bernafas hanya karenamu. Dan aku memang
untukmu !
Tatkala petir kembali memekakkan telinga. Sekali lagi, aku
menantimu. Kembali pulang, dan terlelap dalam pelukku. Selain itu, aku bisa
apa?
Kau tidak perlu menjanjikan apapun terhadapku. Cukup tetap
disisiku kala dunia mengecamku ! Cukup tetap disampingku kala 'mereka'
menghunuskan samurainya di jantungku ! Cukup !
Aku pun tidak mampu menjanjikan apapun padamu. Selain akan
ku jaga cinta putihku hanya untukmu.
Dan hidupku memang untukmu.
Selebihnya? Aku bisa apa?
Kilatan petirnya menyilaukan. Aku tak dapat melihat dengan
jelas. Tapi aku mendengar pekikan seseorang disana. Maaf, aku tak mampu.
Jasadku beku.
Jiwaku melayang mendekati langit biru.
Ringan..
Aku merasa ringan..
Aku menjauhi ragaku. Tersenyum.
Bahkan aku masih terlihat cantik meski sang kilat sudah
memelukku.
Sayang, kau harus tahu. Hingga akhir, aku masih mengingatmu
!
=')