Ratu malam sang rembulan, Raja siang sang matahari,, keduanya saling
bertentangan.. cahaya mentari pagi, menyinari sudut gelap hati ini,membawa
cahaya suci yang menebar aroma surgawi. sayang, harapan itu sirna ketika suara
gemuruh menelan percakapan kita, serta burung camar jatuh menukik pelan dan
hinggap di pohon tulang iga putih.. matanya melihat kearah taman hati,
pandangannya terpesona oleh pemandangan cantik.. entah apalagi yang harus
diungkapkan..
Sebuah pajangan indah diatas meja ,melemparkan ku pada sebuah masa .dimana
ada cita-cita ,harapan ,dan keinginan yang ingin kucapai saat itu .masa itu
hanya sebuah masa yang buruk bagimu .tapi taukah kau? masih saja aku terkenang dengan
semua nya .dengan semua awal percakapan kita .
Bidadari cinta dan pangeran kasih sayang, bersenda gurau diangan yang
tinggi.. hanya bisa merasakan, mencoba mencari kejujuran dalam rasa yang terus
bergelora tak berkawan.. atas hati yang terus berkeinginan..
Seseorang yang kusayangi, terimakasih ku atas semua ini.. kau telah
miminjamkan ku sayap.. biar ku coba terus terbang merayap mengantarkan
ketulusan cinta yang termiliki..
Dalam perenungan, ku mencoba merasakan cinta J



0 komentar:
Posting Komentar