Selasa, 29 Mei 2012

Ratu Malam Sang Rembulan


Ratu malam sang rembulan, Raja siang sang matahari,, keduanya saling bertentangan.. cahaya mentari pagi, menyinari sudut gelap hati ini,membawa cahaya suci yang menebar aroma surgawi. sayang, harapan itu sirna ketika suara gemuruh menelan percakapan kita, serta burung camar jatuh menukik pelan dan hinggap di pohon tulang iga putih.. matanya melihat kearah taman hati, pandangannya terpesona oleh pemandangan cantik.. entah apalagi yang harus diungkapkan..

Sebuah pajangan indah diatas meja ,melemparkan ku pada sebuah masa .dimana ada cita-cita ,harapan ,dan keinginan yang ingin kucapai saat itu .masa itu hanya sebuah masa yang buruk bagimu .tapi taukah kau? masih saja aku terkenang dengan semua nya .dengan semua awal percakapan kita .

Bidadari cinta dan pangeran kasih sayang, bersenda gurau diangan yang tinggi.. hanya bisa merasakan, mencoba mencari kejujuran dalam rasa yang terus bergelora tak berkawan.. atas hati yang terus berkeinginan..

Seseorang yang kusayangi, terimakasih ku atas semua ini.. kau telah miminjamkan ku sayap.. biar ku coba terus terbang merayap mengantarkan ketulusan cinta yang termiliki..
Dalam perenungan, ku mencoba merasakan cinta J

0 komentar: