Rabu, 05 September 2012

What Can I do ?

Saya marah. Pada keadaan yang selalu mencengkeram saya dalam biduk perselisihan. Ini bukan mengapa semua terjadi, tapi lebih kepada mengapa tidak bisa dihindari? Ketika saya menghindar ke kiri, sabitan dari kiri menyayat lengan kiri saya. 
Ketika saya menghindar kekanan, cambukannya membekas di lengan kanan. Lantas? Hendak menghindar kemana? Sedang didepan saya terdapat seribu bala tentara dosa. 
Dan di belakang saya terdapat 1001 senjata yang siap mengeluarkan si mungil peluru jika saya melangkah mundur walau hanya setengah langkah. Ini jebakan ! Yaa, saya rasa ini jebakan..

Saya cemburu. Pada waktu yang selalu ada untuk mereka diluar sana. Mereka yang tidak terkurung dalam jarak. Mereka yang senantiasa dapat saling menatap kala rindu. Mereka yang menjaga cintanya dalam kasih putih. 

Apa yang bisa saya lakukan? Pemberontakan batin ini benar-benar mengguncang dunia saya. Terjebak antara harus mengakhiri atau di akhiri. Pilihan yang memiliki keputusan yang sama. Yaa, berakhir. Tapi keduanya memiliki jalan yang berbeda. Yang pertama, akan terasa sakit diawal. Sedangkan yang kedua, rasa sakit akan berbekas hingga akhir.
:(

0 komentar: