Wanita tegar itu, cantik.
Tuhan memberikanmu kesempatan untuk bahagia. Maka, berbahagialah !
Ada beberapa hal yang tidak bisa dipaksakan.
Daripada menuntut seseorang menjadi baik. Perbaiki diri sendiri dulu. Itu jauh lebih baik.
Kamu harus tahu, cinta itu ketika sama-sama saling mempertahankan.
Percayalah, diberikannya kesabaran tanpa batas. Bukan berarti kamu bisa semena-mena terhadap perasaan saya. Saya hanya sedang di uji seberapa kuat saya melawan lelah.
Sabar itu batasannya langit. Dimana berarti tidak berbatas. Sedangkan lelah memiliki puncak akhir.
Yang saya takutkan bukan waktu dimana kita berpisah dengan tanpa pamit. Melainkan rasa saya telah hilang karena sikap burukmu.
Ketika kita sama-sama belajar, disitulah kita sama-sama tahu.
Saya cantik, karena saya mencintaimu tanpa titik.
Tersenyumlah, senyum mampu memberikanmu energi yang baik saat kamu merasa kalah.
Ayolah, di titik mana kita akan bertemu? tanpa saling merindu? Jika hal demikian masih saja menjadi warna dalam KITA.
Siapa saja yang sangat mencintai, jika tidak dihargai dan disakiti, akan pudar warna cintanya.
Saat pengertian harus dibeli, saat itulah saya menantimu dalam diam.
Kamu pergi? Jangan lupa, ada seseorang yang hidupnya sudah padamu yang menantimu dirumah.




0 komentar:
Posting Komentar