Sabtu, 07 Desember 2013

Tentangmu, sang fajar (3)



Selamat malam kamu, fajarku :)

Anggaplah saat ini kita sedang duduk saling bertatapan dan berpegangan tangan. Biarkan hati yang merasakannya. Saya tahu ini salah. Tapi biarkanlah saya nikmati dosa termanis ini. Biarkan saya tenggelam dalam lautan rasa ini.
Naif sekali. Saya merindukan kamu yang bahkan rindumu bukan untuk saya. Tapi saya percaya, meski rasa kita tak sama,  saya masih mendapatkan satu bagian di hatimu.

Fajar bukan milik senja. Fajar adalah milik pagi.

Tapi seberapa nistanya jika senja mengharapkan fajar dapat bertemu dengan senja?  Meski tidak mungkin, hal itu pasti akan terjadi suatu hari nanti.
Hari dimana senja bertemu dengan fajar.
Hari dimana senja berharap waktu berlalu dengan lambat.
Hari dimana senja bisa menyentuh sang fajar.

Ketika alam merestui pertemuan itu, biarkan saya menenggelamkan diri saya dalam pelukanmu.
Berikan saya sebuah kecupan sebagai hadiah karena sudah terlalu bersabar hingga akhirnya kita dipertemukan.
Kemudian sita waktu saya sepenuhnya!
Saya ingin hari itu berakhir dengan saya menatap ragamu dari dekat.

Ah, pertemuan yang teramat saya inginkan.

Untukmu..
Entah penting atau tidak, entah berarti atau tidak. Saya hanya bisa mengatakan bahwa namamu sudah tercetak di salah satu dinding hati saya. Dan itu penting serta berarti untuk saya.


miss you, fajr.
*kisshug

0 komentar: