Saya percaya yang mereka katakan bahwa wanita jatuh cinta dengan telinganya. Mendengar suara yang sekiranya mampu mendamaikan hatinya. Suara yang mampu membuatnya sulit mengatakan apa yang sudah ada di dalam kepalanya. Bagaimana seorang wanita memandang pria yang bahkan tidak pernah bertemu secara fisik, tidak pernah bertatap muka, dan tidak pernah merasakan sentuhan meski hanya sekedar menggenggam tangannya. Tapi selalu berharap suatu waktu akan menatap senja dari satu sudut yang sama.
Saya merindunya. Sesosok pria yang raganya belum saya lihat secara kasat mata. Saya merindunya, sesosok yang mengenalkan saya pada 'fajar'. Ah, saya merindunya..
Apa kabar kamu disana?
Semoga cintamu masih senantiasa merengkuhmu dalam kehangatannya. Mendekapmu dalam manjanya. Meski saya cemburu. tapi saya ikhlas. Bahagiamu adalah seseorang disana. Yang cinta dan sayangnya benar untukmu. Yang menginginkanmu menjadi bagian dari hidupnya. Berbahagialah kamu ~
Saya percaya pada takdir Tuhan. Mungkin cukup sampai disini cerita tentang keakraban kita. Untukmu sang rasaku, berdamailah dengan takdir :) Aku selalu mendoakan yang terbaik .. *love :)
#Now Listening Adeff - Sang Rasa
#Now Listening Adeff - Sang Rasa




0 komentar:
Posting Komentar