Selasa, 04 Desember 2012

Tetesan Sang Hujan


Aku menengadah pada alam.
Lihatlah..
Pasukan air hujan jatuh menggempur bumi..
Udara dingin yang sayup-sayup menyeruak masuk kedalam rongga pori-pori..
Aku masih dibawah rinainya..
Bersemayam dalam dingin yang aduhai..

Debu-debu yang berterbangan, pertanda lama sudah ia tak menyentuh bumi..
Pepohonan yang haus akan air, menyambutnya dalam suka..
Ladang tandus yang tak pernah dijamah manusia, rindu akan hadirnya..

Sang Hujan..
Tetesanmu yang kerapkali dirindukan oleh mereka..
Semoga tidak membawa bencana..



Koetaradja, 1 Desember 2012

0 komentar: