Senja yang indah.
Senja yang penakut.
Ada banyak rentetan kata untuknya. Tapi tiga diatas sudah mewakili seluruhnya. Selamat berbahagia, pengkhianat!
Di bawah deraian air mata langit ia bersimpuh menangisi takdirnya. Ia lupa, bahwa ada banyak orang yang bahkan nyaris tidak pernah menikmati 'bahagia', namun selalu bersyukur pada-Nya.
Hati mana yang tidak pernah terluka?
Jiwa siapa yang tidak pernah merasakan tergores?
Sedikit. Sedikit saja, semua orang pernah kecewa.




0 komentar:
Posting Komentar