Gumpalan awan mengelabu.
Menjadikan langit biru menjadi abu-abu.
Tiada ungkapan indah selain mendoakan agar pelangi segera muncul selepas hujan menggempur bumi.
Mendamaikan pilu yg meronta-ronta didalam hati.
Rerintiknya menjadi penghalang untuk dua insan yang hendak menuju terminal jumpa.
Menghadang rindu yang sudah menjerit-jerit ingin diungkapkan.
Dan pada akhirnya, bulir-bulir bening itu menumpuk di pelupuk mata indah seorang anak manusia.
Ia menahan rasa sesak didada, menahan hasrat pertemuan yg tak kunjung tiba.
Rindu..
Selalu saja menjadi sebuah bidikan hebat yg menelusup kedalam hati dan melumpuhkan ego..
#30harimenulispuisi #karenamenulispuisiituseksi #day6




0 komentar:
Posting Komentar