Senin, 07 April 2014

Pilihan saya..

Selamat malam para penikmat kata !
Dalam postingan kali ini, yang ada di benak saya adalah "sudah waktunya saya memantapkan diri!"
Beberapa dari kalian mungkin akan merutuki keputusan saya. Tapi saya hanya ingin menegaskan pada takdir, bahwa saya siap menghadapinya. Iya! Menghadapi takdir bahwa saya dan pria senja itu sudah hampir menyatu dalam penyatuan. 

Saya ingin mencintainya dengan baik. Sebaik cintanya kepada saya. Sebaik ia memantapkan hatinya ketika memilih memperistrikan saya. Dan seteguh hati saya ketika menjawab pinangannya. Maka, saya bersedia menjadi penyejuk hatinya kala ia mengalami gundah. Maka saya bersedia menjadi ibu untuk anak-anaknya. Dan saya bersedia hidup berdampingan dengannya seumur hidup saya. 

Untuk calon ayah anak-anakku.. 
Bantu saya memaknai hidup ini dengan sebaik-baiknya.
Ajarkan saya bagaimana menghadapi segalanya dengan lapang hati.
Saya mengenyahkan pandangan seperti apa kamu dahulu, dan kamu mengenyahkan seperti apa saya dulu.
Dan kamu harus memahami, bahwa yang terpenting adalah bagaimana saya mencintai kamu sampai hari esok. Sampai maut yang memisahkan kita.

Dan ini adalah satu-satunya keputusan yang saya ambil dengan berpikir secara baik. Tuhan mengirimkan seseorang yang baik untuk menjadi pendamping hidup saya. Tuhan mengirimkan laki-laki yang luar biasa untuk kelak dengannya saya akan menatap senja dari atap yang sama.


0 komentar: