Kamis, 28 November 2013

Ini Hati..


Awalnya saya masih berpikir kalau mendung tidak berarti hujan. Sehingga saya berinisiatif untuk bepergian tanpa membawa payung. Apa kabar hati hari ini? Ah, lagi-lagi masih sama seperti hari kemarin. Ia masih beku. Masih belum mau melunakkan asanya. Masih bertahan dengan sendirinya. Masih saja ia menikmati masa-masa yang baginya adalah masa yang nyaman ; sendiri.

Lantas bagaimana dengan cinta yang datang menghampiri? Baginya cinta itu pembuktian. Bukan hanya rentetan kata-kata yang romantis. Sayangnya, itu adalah pernyataannya dulu. Sebelum ia begitu jatuh dalam nestapa kehidupan. Sebelum semuanya menjadi abu. Harapan dan mimpinya menjadi debu.

Apa yang dapat saya lakukan? Dengan suasana hati yang semakin hari semakin saya sendiri tidak mengerti. Bukan ingin menutup hati. Tapi saya berpikir belum waktunya saya membuka hati. Luka itu menganga di dasar hati. Ada luka lama yang kembali terkuak dan luka baru di tepiannya. Tidak begitu besar tapi begitu dalam. Dan yang hebatnya lagi, seseorang dimasa lalu sudah memeras asam jeruk nipis diatasnya. Pedih! 

Saya sudah memaafkan. Tapi tidak melupakan. 


0 komentar: