Alue Naga, 11 Desember 2012
Selamat
siang, Alam.. Hari ini aku belajar mengendalikan perasaanku lebih dalam.
Mengendalikan agar tidak terlalu terbawa ke dalam lembah kecerobohan. Aku
adalah seorang wanita yang terlalu ceroboh ketika mengambil sebuah keputusan.
Oleh sebab itu aku membiarkan waktu yang
menjawab semua tanyaku dalam diam.
Hari ini aku
melihat alam menangisi perasaanku. Dedaunan yang basah karena tetesan
airmatanya membuat udara semakin sejuk, bau tanah yang menyengat hidung
memberikan kesan yang sangat sendu. Kau tahu, Alam. Hari ini aku benar-benar
belajar untuk menahan diriku. Tidak bertanya bagaimana kabarnya disana. Cukup
aku yang memberikannya berita tentang apa saja yang kulalui sampai detik ini.
Meski jawabnya tak akan pernah aku dapatkan. Ya, ia pergi dengan tanpa hadirku
disisinya.
Bukan
meninggalkanku selamanya. Hanya saja ia pergi sementara dan dijanjikan akan
segera kembali. Aku menunggu. Meski ini kali pertama aku hidup seharian tanpa
dicari olehnya atau mencarinya. Tapi demi dia, aku belajar. Belajar untuk
menjadi seperti yang diinginkannya. Meski seringkali sulit yang menggelitikku
untuk berhenti melanjutkannya.
Alam, hujan,
angin dan kamu.
Yang saat ini mengusik alam pikirku..
Kamu, aku rindu kamu.
^_^




0 komentar:
Posting Komentar