Sabtu, 26 Maret 2011

Untuk Dia..


Rasanya terlalu sulit untuk menerima kenyataan itu. Entah apalagi yang harus aku perjuangkan untuk mempertahankannya. Semuanya lenyap ditelan nyata. Tak ingin menyalahkan kau , dia , atau mereka.  Semua bermula dari rasa yang sebatas hanya perasaan sesaat. Kau , mengajariku sejuta kesederhanaan. Hingga aku lebih memilih satu kesederhanaan daripada sejuta kemewahan. Kau, mengajariku arti dari sebuah kesabaran dan pengorbanan, tetap saja keegoisan meracuni saraf-saraf di otakku. Hingga akhirnya, demi memperbaiki keadaan, kau terluka. Hatimu sakit!  Ketahuilah kebimbangan ini menghancurkan segenap impianku. Aku semakin membenci malam! Karena bila malam tiba, semua rasaku tumpah di tempat peraduan terindahku..
Sungguh,, aku membenci ini!
Sayang,, bila aq memikirkan keegoisanku..
Aq ingin mengakhiri semua ini.
Ingin kuakhiri tentang kita..
Ingin kuakhiri harapan2 indahku..
Tak ada lagi tempatku mengadu bila aq sedang gundah,, pada dirimu pun aq tak mampu. Melihatmu terluka cukup menyayat hatiku. Dan kau tau? Hingga saat ini kau masih dihatiku. Tetap dihatiku walau dengan posisi yang berbeda dari mereka. Bila aku mengungkapkan sejuta perasaan, percayalah.. itu hanya perkataan nista dari seorang anak manusia yg berlumur dosa. Aku, merupakan pribadi yg sulit mengungkapkan perasaan dengan perkataan. Aku, mengungkapkan semuanya dengan prilaku serta sikapku.
Maaf,,
Maaf untuk semua yang telah kulakukan. Ingin ku perpanjang waktu itu, tapi aq takut semakin melukai hatimu.
Maaf,, tembok pemisah itu semakin tebal, jurang itu semakin luas,, hingga sulit untukku menerobos sela-sela demi bersamamu..
Sayang,, hentikan harapanmu utk bersama ku,, aq takut,, terlalu jauh kita melangkah, mereka semakin menentang! Mereka semakin marah padaku. Dan kita akan sangat terluka lebih dalam.. tidak,, aq takkan meninggalkanmu saat ini,, aku masih menyayangimu.. tapi cinta itu melebur bagaikan es ditengah terik matahari.. kau seseorang yang kubanggakan dengan hidupmu yang tegar… bantu aq sayang,, jalan apa yg harus ku tempuh untuk cobaan sperti ini ?? untuk kita khususnya ?? :’(