Minggu, 01 Mei 2011

Sejauh Mana

sejauh mana aku berkelana, diujungnya tetap saja sosok itu yang muncul.. ia muncul bak seorang pangeran yang siap untuk mengajak permaisurinya duduk bersanding dengannya, tapi itu hanyalah khayalan bodoh seorang anak manusia. sejauh mana aku berkelana, tetap saja aku terperangkap oleh cerita lalu, bayang-bayang dan kenangan yang sulit untuk dilupakan. aku bahkan tidak mencoba untuk melupakannya! aku takut, takut jika nanti aku melupakannya, aku takkan lagi dapat mengingat masa indah menikmati cinta itu..

siapa pun mereka, telah memberikanku support yang baik, dengan nasehat dan saran-saran yang baik aku menerimanya, aku sayang kalian :')
tapi,,pada siapa harus aku ungkapkan jeritan hati ini?
menangis pun tiada guna, sebab aku tetap tak puas karena belum mengungkapkannya..
pada siapa aku harus menceritakan semua ini?
aku ingin mereka tau seperti apa perasaan ku saat ini..

sejauh mana aku berjalan dalam kegelapan, ia tetap berada dibelakang ku dengan memberikan pencahayaan yang dapat membantuku melangkah menyusuri lorong gelap itu.
aku masih dalam impianku..
aku masih dalam khayalanku..
entah sampai kapan aku akan begini,, ini akan berakhir ketika seseorang lain datang dengan ketulusan yang sesungguhnya !!