masihkah aku bermain dalam dimensi pikiran mu?
masihkah aku menempati sedikit sisa tempat diruang hatimu?
masihkah ?
masihkah itu ?
secarik kertas putih bertintakan hitam terpajang rapi di dinding .
untaian kata-kata didalamnya bermaknakan harapan seseorang .
tak ada lagi sisa kehidupan yang akan terlewati dengan sia-sia .
itu karena hadir dirimu .
cinta yang diagungkan ternyata berakhir tragis .
kesucian akan janji ,teringkari oleh kata pengkhianatan..
dimana nuranimu ketika kau lihat ada sebuah harapan yang hancur karena kegagalan itu?!
dimana nuranimu ketika kau saksikan kehancuran dari sebuah kehidupan seorang anak manusia ?!
sayang,,
semakin dalam tancapan belati itu kedalam ulu hatiku .
semakin aku tak dapat memungkiri bahwa rasa itu masih padamu .



